A Priori, A Posteriori, Extrinsic LLR

Log-likelihood Ratio (LLR) adalah representasi perbandingan antara 2 kemungkinan nilai, dalam bentuk logarithm. Misalkan perbandingan antara suatu sinyal BPSK $latex u_k$ apakah bernilai +1 atau -1, maka LLR dari $latex u_k$ adalah $latex L(u_k) = \ln(\frac{p(u_k = +1)}{p(u_k = -1)})$. Representasi nilai logarithm ini memudahkan kita mengukur seberapa jauh/dekat suatu sinyal terhadap nilai +1 atau … Continue reading A Priori, A Posteriori, Extrinsic LLR

Viterbi Algorithm

Slide berikut saya buat untuk office hour mata kuliah coding theory, term 2-1, di JAIST. Profesor Tad Matsumoto memberikan tugas: "decode the received signal with Viterbi Algorithm". Ada 2 teknik decoding, yaitu dengan hard-decision decoding dan soft-decision decoding. Oleh karena Prof. tidak memberikan informasi mengenai binary source yang dikirim, maka tidak dapat dipastikan seberapa banyak error atau tidaknya data sinyal … Continue reading Viterbi Algorithm

Encoding (part 2: noisy coding)

Bayangkan dalam satu kali SMS yang dibatasi oleh 160 karakter kita bisa mengirimkan informasi yang banyak dengan menggunakan beberapa kata yang disingkat yang masih bisa dimengerti oleh si penerima SMS. Tulisan saya sebelumnya mengenai noiseless coding telah menunjukkan bahwa hal itu bisa dilakukan. Noiseless Coding Theorem mengajarkan kita bahwa sumber informasi bisa dikodekan sedemikian efisien … Continue reading Encoding (part 2: noisy coding)