Ilustrasi ISI-bagian 2

Postingan sebelumnya menggambarkan terjadinya Inter-symbol Interference(ISI) dalam suatu ilustrasi sederhana. Kali ini akan saya jelaskan ilustrasi sederhana lainnya menggunakan rumusan sederhana dari transmit signal itu sendiri.

Jika kita mengirimkan sinyal \textbf{s} dan channel impulse response yang diderita sinyal kita sebut \textbf{H}, maka disisi penerima akan kita peroleh sinyal \textbf{y} = \textbf{H} \ast \textbf{s}

Berikut adalah ilustrasi dari 3 blok* sinyal dengan 3 jenis respon kanal, dan hasil konvolusinya (bisa direpresentasikan dalam perkalian matriks) tanpa menggunakan guard interval:

Konvolusi

Daerah kosong pada matriks \textbf{H} adalah zeros (tidak ditampilkan/ditulis). A_{t-1} menunjukkan nilai A pada saat t-1.

Daerah yang diarsir gelap pada matriks hasil konvolusi adalah blok sinyal yang kita inginkan (blok sinyal biru). Dari ilustrasi tersebut terlihat bahwa pada bagian ini terdapat interferensi yang tidak dapat dihindari, berasal dari sinyal blok sebelumnya(berwarna merah) dan blok setelahnya(berwarna hijau).

*term blok digunakan pada sistem single carrier, sehingga ilustrasi diatas lebih tepat disebut Inter-Block Interference. Akan tetapi kasus yang sama bisa pula berlaku untuk symbol pada multicarrier. Artinya 1 blok disana bisa dianalogikan dengan 1 symbol OFDM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s